Massimiliano Allegri Dapat Tawaran Dari Inter Milan

Massimiliano Allegri Dapat Tawaran Dari Inter Milan

Massimiliano Allegri yang saat ini berstatus sebagai pelatih dari Juventus telah di kabarkan akan segera hengkang dari Klub raksasa asal Italia tersebut. Beppe Marotta yang merupakan salah satu sosok yang sukses mengangkat kembali nama besar Massimiliano Allegri dengan mempekerjakannya di bawa Juventus kini berencana untuk mengajak sang pelatih untuk pindah ke Inter Milan di musim depan.

Hal tersebut mungkin terjadi karena posisi pelatih Inter Milan yakni Luciano Spalletti telah berada di ujung tanduk. Posisi dari Inter Milan telah mencapai peringkat keempat di musim ini namun hal tersebut tidak membuat petinggi dari Inter Milan mengurungkan niatnya untuk melakukan pemecatan terhadap pelatih Inter Milan saat ini. Melalui Beppe Marotta kini Inter Milan mencoba untuk melakukan kesepakatan untuk merekrut Massimiliano Allegri di musim depan nanti.

Massimiliano Allegri masih belum memberikan pernyataan terkait tawaran yang sudah beredar di media massa dan publik. Sejauh yang di kabarkan pelatih Juventus tersebut masih ingin fokus dengan pertandingan yang ada di Serie A dan juga Liga Champions. Keputusan untuk meninggalkan juventus telah mencapai titik final meskipun Massimiliano Allegri berhasil mempersembahkan trofi Liga Champions untuk Juventus di musim ini.

Beppe Marotta mungkin akan kesulitan untuk dapat membuat Massimiliano Allegri melatih di Inter Milan pada musim depan. Dari informasi yang di dapatkan, diketahui bahwa Massimiliano Allegri berniat untuk melatih di klub Liga Inggris dan juga Real Madrid di Spanyol. Realisasi dari keinginan Inter Milan mungkin akan sangat sulit jika Massimiliano Allegri memutuskan untuk pergi dari klub Serie A di musim depan.

Valencia Ke Final Usai Singkirkan Real Betis

Valencia Ke Final Usai Singkirkan Real Betis

Untuk pertama kalinya dalam 11 tahun Valencia akhirnya berhasil mencapai final Copa del Rey. kemenangan agregat 3-2 melawan Real Betis membawa Valencia bertemu dengan juara bertahan yakni Barcelona. Pada leg pertama Real betis telah berhasil unggul terlebih dulu dengan kedudukan 2-0 namun setelah pertandingan memasuki 1 jam maka Valencia berhasil bangkit dan akhirnya menyamakan kedudukan di masa injury time.

kedudukan keduanya seimbang pada leg pertama di markas Real betis tiga pekan yang lalu. Dengan modal gol tandang maka Valencia jauh lebih di unggulkan dari pada Real Betis di leg kedua kali ini. Bermain di markas sendiri juga menjadi tambahan keunggulan tersendiri bagi Valencia. Real Betis tampak bermain dengan sangat argresif pada pertandingan melawan Valencia namun beberapa peluang yang di ciptakan oleh para pemain Real Betik belum mampu memberikan kemenagan untuk melaju ke final.

Di babak pertama pertandingan kedua tim berakhir dengan kedudukan sama kuat tanpa adanya gol yang tercipta. Kebuntuan dari tuan rumah baru tercipta setelah 11 menit berjalan di babak kedua. Rodrigo menjadi pencetak gol kemenangan bagi Valencia lewat assits yang diberikan oleh Gameiro. kemenangan Valencia bertahan hingga pertandingan usai dan telihat bahwa para pemain dari Real Betis kesulitan untuk menyamakan kedudukan di markas Valencia.

Kemenangan Valencia kali ini merupakan sesuatu yang special setelah 11 tahun lamanya tidak mencapai final Copa del Rey. Real Betis sendiri berada dua peringkat diatas Valencia dalam klasemen La Liga Spanyol dan terpaut tiga poin lebih unggul dari Valencia namun hal tersebut tidak menunjukkan bahwa Valencia tidak mampu bersaing dengan tim yang berada di peringkat di atasnya dalam klasemen La Liga Spanyol.