Presiden Atletico Madrid Singgung Trofi Cristiano Ronaldo

Presiden Atletico Madrid Singgung Trofi Cristiano Ronaldo

Salah satu pertandingan besar di Liga Champions yang telah usai adalah Atletico Madrid melawan Juventus. Bermain di Wanda Metropolitano membuar Atletico Madrid sukses mengalahkan Juventus dengan skor akhir 2-0. Kekalahan tersebut tidak hanya membuat Juventus terpukul namun sang mega bintang Cristiano Ronaldo juga di permalukan oleh fans Atletico Madrid.

Hujatan yang di terima oleh Ronaldo kemudian di tanggapi oleh Ronaldo dengan menyinggung raihan lima gelar yang telah di miliki olehnya di sepanjang karirnya dan Atletico tidak pernah sekalipun menjuari trofi Liga Champions. Hal yang di ungkapkan oleh Ronaldo tersebut kemudian memancing Presiden Atletico Madrid untuk memberikan pernyataan resmi terkait insiden Tesebut.

Presiden Atletico Madrid kemudian menyatakan bahwa Ronaldo tidak mempunyai lima trofi namun hanya tiga trofi saja yang dimiliki olehnya. Terkait itu maka banyak kalangan mempertanyakan gagasan yang di keluarkan oleh Presiden Atletico Madrid tersebut. Presiden Atletico Madrid dikabarkan baru akan memberikan jawaban terkait wacana tersebut di wawancara selanjutnya.

Tim Atletico Madrid memang sering berhasil sampai ke Final Liga Champions namun Atletico kerap kali menjadi bulan bulanan dari Ronaldo dan rekan rekannya saat masih bermain di Real Madrid. Tercatat sebaanyak dua kali Atletico berjumapa dengan Real Madrid yang di perkuat oleh Cristiano Ronaldo di final Liga Champions dan Atletico Madrid berhasil di kalahkan saat itu di tahun 2013/14 dan 2015/16.

Massimiliano Allegri Enggan Sebutkan Masa Depannya Di Juventus

Massimiliano Allegri Enggan Sebutkan Masa Depannya Di Juventus

Massimiliano Allegri yang tengah menukangi Juventus beberapa waktu yang lalu dihadapkan pada pertanyaan seputar masa depannya di Juventus setelah musim ini. Massimiliano Allegri masih belum menberikan pernyataan yang pasti tentang keputusannya tersebut di musim depan nanti. Sejauh ini hanya sebuah ungkapan merasa bahagia bermain bersama dengan Juventus dan masih ingin memberikan prestasi yang banyak untuk Juventus di musim ini.

Massimiliano Allegri mengaku ingin fokus dengan pertandingan yang masih ada di Serie A dengan menargetkan juara. Pekan ini Juventus akan menghadapi Atletico Madrid di babak 16 besar Liga Champions. Massimiliano Allegri meyakini bahwa pertandingan tersebut akan berat untuk dilalui Juventus sebab Atletico Madrid merupakan tim yang sangat bagus dan butuh ketenangan dalam menghadapi mereka di lapangan nantinya.

Laga tersebut di sebut Massimiliano Allegri sebagai laga dengan level tertinggi. Kemanangan atas Atletico Madrid mungkin akan menjadi prestasi yang baik untuk Massimiliano Allegri jika karirnya harus berakhir di musim depan nanti. Berbagai isu tentang berakhirnya masa pelatihan Massimiliano Allegri di musim 2018/2019 di kaitkan dengan kehadiran Zinedine Zidane. Zinedine Zidane di kabarkan akan mengambil ahli Juventus dan kembali berduet dengan Cristiano Ronaldo di musim depan.

Hal tersebut masih seputar isu karena banyak klub yang mungkin ingin mendatangkan Zinedine Zidane namun belum ada satupun yang memberikan kepastikan akan rumor yang beredar tersebut. Zinedine Zidane sendiri enggan berkomentar banyak tentang tawaran dari berbagai klub dieropa yang menginginkan dirinya untuk bisa melatih kembali seperti yang dilakukannya di Real Madrid terakhir kali.

Sanksi 12 Laga Akan Jerat Gareth Bale

Sanksi 12 Laga Akan Jerat Gareth Bale

kemenangan Real Madrid di pekan lalu saat bertandang ke markas Atletico Madrid masih menyisakan sejumlah insiden. Kemenangan 3-1 atas Atletico Madrid tersebut menjadi bagian dari Gareth Bale karena saat itu Bale berhasil mencetakkan gol kemenangan bagi Real Madrid ketika baru di mainkan dari bangku cadangan selama 17 menit. Luapan emosi Gareth Bale saat merobek gawang dari Jan Oblak menuai banyak protes.

Selebrasi gol yang di lakukan oleh Bale saat itu mendapat banyak kritikan bahkan otoritas La Liga langsung menangapi isu yang beredar tersebut dengan melakukan penyelidikan. Selebrasi tersebut di anggap melecehkan sejumlah pihak di Wanda Metropolitano dan di anggap cabul serta merendahkan para fans dan pemain Atletico Madrid. Gareth Bale kini harus menunggu keputusan dari komite kompetisi Federasi Sepakbola Spanyol terkait sanksi yang akan di berikan untuknya.

Larangan bermain di pertandingan selama empat hingga 12 pertandingan mungkin harus menjerat Gareth Bale. Hingga saat ini masih belum ada keputusan akhir dari Federasi Sepakbola Spanyol namun banyak kalangan yang menyakini bahwa sanksi larangan di tiga pertandingan pastinya akan di berikan untuk Gareth Bale. Kemenangan Real Madrid tersebut mungkin cukup untuk membuat jera Gareth Bale dalam melakukan Selebrasi berlebihan. Kerugian yang cukup banyak bagi Real Madrid juka harus kehilangan Bale dalam 13 Pertandingan jika hal tersebut benar benar di sahkan oleh Federasi Sepakbola Spanyol.

Dikabarkan juga bahwa fans lokal dari Atletico Madrid juga sempat memberikan balasan ejekan terkait aksi Gareth Bale yang menunjukkan gestur cabul dengan menyilangkan kedua tangannya tersebut. Balasan dari fans Atletico Madrid tersebut dianggap sebagai hal yang wajar dan Federasi Sepakbola Spanyol tidak akan memberikan sanksi yang berarti bagi Atletico Madrid.

Real Madrid Gapai Posisi Kedua Setelah Kalahkan Atletico Madrid

Real Madrid Gapai Posisi Kedua Setelah Kalahkan Atletico Madrid

Real Madrid dalam laga perebutan posisi kedua di La Liga Spanyol berhasil menumbangkan Rival berat mereka yakni Atletico Madrid. Bermain di markas Wanda Metropolitano tidak membuat Atletico Madrid tampil dengan maksimal melawan Real Madrid. Laga El Derbi Madrileno lebih di dominasi oleh Real Madrid dan tuan rumah harus tertinggal gol di menit awal pertandingan.

Los Merengues berhasil mencuri gol dari tuan rumah di menit ke-16 lewat tendangan penjuru yang berhasil di mamfaatkan oleh Casemiro dan membobol gawang yang dijaga oleh Jan Oblak. Keunggulan Real Madrid tidak bertahan lama karena ntoine Griezmann dengan cepat menyamakan kedudukan dengan memasukkan bola lewat sela kedua kaki Thibaut Courtois. Alat bantu VAR kemudian di gunakan untuk mengidentifikasi gol yang terjadi tersebut dan wasit tetap mengesahkan gol penyama kedudukan tersebut.

Menjelang dua menit berakhirnya babak pertama terjadi pelanggaran yang membuat wasit kembali menggunakan VAR untuk memutuskan hadiah pinalti yang di berikan untuk Real Madrid. Jose Gimenez melakukan tekel pada VInicius yang menyebabkan wasit menunjuk titik putih sebagai sanksi dari insiden tersebut. Ramos yang menjadi eksekutor pinalti tersebut berhasil membawa Real Madrid kembali unggul di babak pertama dengan skor 2-1.

Di babak kedua Atletico Madrid sebenarnya berhasil mengejar ketinggalan di menit ke-54 namun dengan bantuan dari VAR gol tersebut tidak di sahkan dan di anulir oleh wasit sebagai pelanggaran off-side. Gareth Bale yang baru saja di turunkan dari bangku cadangan membuat jarak Real Madrid semakin tidak terkejar oleh Atletico Madrid setelah membobol gawang Jan Oblak di menit ke-74. Dengan kemenangan ini maka Real Madrid berhasil naik ke posisi kedua dan berada tepat di bawah rival sejati mereka Barcelona dengan selisih 5 poin.