Paul Pogba Mungkin Akan Pindah Ke Real Madrid

Paul Pogba Mungkin Akan Pindah Ke Real Madrid

Paul Pogba mempunyai musim yang tidak terlalu baik sejak bergabung dengan Manchester United. Di tangani oleh Jose Mourinho hingga di gantikan oleh Ole Gunnar Solskjaer tidak membuat karir dari Paul Pogba meningkat seperti saat bermain untuk Juventus. Di musim ini saja sering terdengar kabar bahwa Paul Pogba ingin meninggalkan Manchetser United.

Hal tersebut di perkuat dengan hubungan yang kurang baik antara Jose Mourinho dengan dirinya namun sejak di gantikan oleh Ole Gunnar Solskjaer maka isu kepindahannya tersebut kian mereda. Beberapa waktu lalu kabar mengejutkan kembali muncul ketika Paul Pogba menyampaikan keinginannya untuk bermain di Real Madrid di bawah asuhan Zinedine Zidane.

Hal tersebut mungkin saja di perkuat oleh ambisi dari Paul pogba yang ingin manjadi juara di Liga Champions mengingat bahwa Real Madrid pernah menjuari 3 kali Liga Champions di bawah arahan pelatih Zinedine Zidane. Real Madrid bahkan menangapi keinginan dari Paul Pogba secara serius.Dikabarkan bahwa Real Madrid telah menyiapkan dana sebanyak 125 juta Euro untuk melakukan transfer terhadap Paul Pogba di musim depan nanti.

Paul pogba di kabarkan akan di masukkan dalam jajaran pemain Real Madrid untuk menggantikan posisi dari Toni Kroos atau Luka Modric. Kedua pemain tersebut di nilai mempunyai penampilan yang buruk di musim kali ini dan Real Madrid berencana untuk melepasnya dalam bursa transfer musim depan. Jika terjadi kesepakatan di antara kedua pihak maka bukan hal yang mustahil jika Paul Pogba akan meninggalkan Manchester United dan bermain untuk Real Madrid di musim depan nanti.

Ole Gunnar Solskjaer Targetkan Juara Liga Primer

Ole Gunnar Solskjaer Targetkan Juara Liga Primer

Kinerja yang baik dari Ole Gunnar Solskjaer membuat pihak Manchester United memutuskan untuk memberikan kontrak sepanjang tiga tahun sebagai manajer permanen untuk Setan merah. Sebagai manajer interim sosok Ole Gunnar Solskjaer sukses membawa kemenangan secara beruntun untuk Manchester United dan bahkan membawa Setan Merah comeback di leg kedua melawan PSG untuk lolos ke putaran perempat-final Liga Champions.

Jose Mourinho yang di keluarkan sejak Desember lalu memang meninggalkan sederetan prestasi yang buruk bagi Manchester United namun saat ini nama baik dan kepercayaan para pemain telah dipulihkan dan keputusan dari para petinggi Manchester United untuk memberikan kontrak manajer baru kepada Ole Gunnar Solskjaer telah tepat. Keputusan tersebut juga mendapat dukungan dari banyak pihak khususnya para fans dari Manchester United itu sendiri.

Pelatih asal Norwegia tersebut kemudian menargetkan juara di Liga Premier untuk musim depan nantinya. Seperti yang diketahui bahwa Manchetser United telah lama tidak mendapatkan gelar juara sejak di tinggalkan oleh Sir Alex Ferguson pada 2013. Ole Gunnar Solskjaer percaya dan yakin bahwa dirinya akan mampu mengembalikan Setan Merah ke level teratas di sepak bola Inggris pada musim depan.

Keingginan dari Ole Gunnar Solskjaer mungkin tidak akan berjalan dengan mulus pasalnya persaingan di Liga Inggris sendiri terbilang sangat ketat dan manajer baru tersebut telah sadar akan rintangan yang harus dihadapi. Ole Gunnar Solskjaer mengaku akan terus memperbaiki dan meningkatkan level permainan di dalam skuat Manchester United untuk bisa mendapatkan gelar juara tersebut di musim depan.

Presiden Atletico Madrid Singgung Trofi Cristiano Ronaldo

Presiden Atletico Madrid Singgung Trofi Cristiano Ronaldo

Salah satu pertandingan besar di Liga Champions yang telah usai adalah Atletico Madrid melawan Juventus. Bermain di Wanda Metropolitano membuar Atletico Madrid sukses mengalahkan Juventus dengan skor akhir 2-0. Kekalahan tersebut tidak hanya membuat Juventus terpukul namun sang mega bintang Cristiano Ronaldo juga di permalukan oleh fans Atletico Madrid.

Hujatan yang di terima oleh Ronaldo kemudian di tanggapi oleh Ronaldo dengan menyinggung raihan lima gelar yang telah di miliki olehnya di sepanjang karirnya dan Atletico tidak pernah sekalipun menjuari trofi Liga Champions. Hal yang di ungkapkan oleh Ronaldo tersebut kemudian memancing Presiden Atletico Madrid untuk memberikan pernyataan resmi terkait insiden Tesebut.

Presiden Atletico Madrid kemudian menyatakan bahwa Ronaldo tidak mempunyai lima trofi namun hanya tiga trofi saja yang dimiliki olehnya. Terkait itu maka banyak kalangan mempertanyakan gagasan yang di keluarkan oleh Presiden Atletico Madrid tersebut. Presiden Atletico Madrid dikabarkan baru akan memberikan jawaban terkait wacana tersebut di wawancara selanjutnya.

Tim Atletico Madrid memang sering berhasil sampai ke Final Liga Champions namun Atletico kerap kali menjadi bulan bulanan dari Ronaldo dan rekan rekannya saat masih bermain di Real Madrid. Tercatat sebaanyak dua kali Atletico berjumapa dengan Real Madrid yang di perkuat oleh Cristiano Ronaldo di final Liga Champions dan Atletico Madrid berhasil di kalahkan saat itu di tahun 2013/14 dan 2015/16.

Tidak Hanya Kalah Tapi Manchester United Akan Didakwa

Tidak Hanya Kalah Tapi Manchester United Akan Didakwa

Salah satu pertandingan penting yang di jalani oleh Manchester United di Liga Champions adalah pertandingan leg pertama melawan Paris Saint-germain. Meskipun bermain di kandang sendiri namun Setan Merah masih gagal untuk mendapatkan kemenangan dalam pertandingan tersebut.

Angel Di Maria menjadi kunci dari kemenangan Paris Saint-germain malam itu karena menyumbangkan dua assist yang menjadi gol kemenangan bagi klub yang dibelanya. Kekalahan Manchester United tersebut kemudian menimbulkan reaksi yang tidak baik dari suporter United pasalnya Angel Di Maria menjadi sasaran dari aksi tersebut.

Angel Di Maria yang merupakan mantan dari pemain Manchester United malah menyumbangkan dua assist yang membuat kekalahan tim tuan rumah dan menyebabkan aksi pelemparan barang barang tidak di inginkan saat sang pemain tengah mempersiapkan tendangan penjuru dalam pertandingan tersebut.

Beberapa barang seperti botol Bir tampak dilemparkan oleh para suporter United dan Angel Di Maria mencoba untuk berpura pura meminum botol yang dilemparkan kepadanya tersebut. Kembalinya sang winger asal Argentina ke markas United membawa kekalahan dan memutuskan trend positif yang sedang di sandang oleh United saat itu.

Atas kejadian tersebut maka pihak UEFA akan memberikan sanksi yang akan di lakukan pada 28 Februari mendatang. Angel Di Maria sendiri tampaknya akan lolos dari sanksi disiplin UEFA karena di tuding melakukan provokasi yang di tunjukkan kepada fans United ketika gol pertama tercipta bagi United dan dirinya melakukan selebrasi.

Jesse Lingard Yakin Manchester united Mampu Jadi Pesaing Di Musim Depan

Jesse Lingard Yakin Manchester united Mampu Jadi Pesaing Di Musim Depan

Manchester United kian melesat di paruh musim kedua ini setelah di tinggalkan oleh pelatih mereka Jose Morinho. Lewat asuhan pelatih sementara Ole Gunnar Solskjaer telah menciptakan rekor baru bagi Setan Merah yakni kemenangan sebanyak sembilan kali dalam sepuluh pertandingan terakhir dan mendapatkan hasil imbang di pertandingan terakhirnya.

Sejauh ini Manchester United masih belum terkalahkan di sepuluh pertandingan terakhir mereka dan mempunyai misi untuk mengunci posisi ke-empat untuk mendapatkan tiket ke Liga Champions pada musim depan nanti. Kini Manchester United masih tertinggal dua poin dari Chelsea yang saat ini menempati posisi ke-empat dan kemenangan penuh sangat diperlukan untuk dapat beranjak keposisi tersebut.

Jesse Lingard secara pribadi mengungkapkan bahwa Manchester United pasti mampu mendapatkan kesempatan untuk berlaga di Liga Champions lagi pada musim depan. Tidak hanya itu saja, Jesse Lingard bahkan percaya bahwa Manchester United akan mampu menjadi pesaing bagi klub klub papan atas seperti yang terjadi di masa lampau.

Manchester United kini telah kembali ke masa jayanya dan mereka akan memenangkan setiap pertandingan dengan jumlah gol kemenangan yang banyak. Manchester United sudah seharusnya di takuti oleh setiap klub yang ada di Inggris sebab Manchester United merupakan klub besar yang sangat di segani di masa lampau. Jesse Lingard dan rekan satu timnya sudah sepakat untuk mengembalikan nama besar Manchester United di musim depan.

Paris Saint-Germain Akan Jadi Tolak Ukur United

Paris Saint-Germain Akan Jadi Tolak Ukur United

Ole Gunnar Solskjaer pelatih sementara yang di tunjuk oleh para petinggi Manchester United menyatakan kematangannya dalam mengelola pasukan setan merah untuk melawan Paris Saint-Germain di babak 16 besar Liga Champions. Ole Gunnar Solskjaer merasa optimis jika United akan lolos ke putaran selanjutnya di Liga Champions.

Jawara asal Perancis tersebut akan menjadi tolak ukur yang baik bagi Manchester United pasca di tinggal oleh Jose Mourinho. Ole Gunnar Solskjaer sudah menyiapkan beberapa strategi yang mungkin dapat menumbangkan sang raksasa perancis tersebut. Sebelum melaju ke pertandingan tersebut bos baru Setan merah tersebut terlebih dahulu akan melakoni debut pertamanya bersama United dengan melawan Cardiff City akhir pekan ini.

Liga Inggris mungkin bukan menjadi fokos utama dari Solskjaer pasalnya United mungkin akan sangat berpeluang kecil untuk dapat menduduki puncak Klasemen sebab selisih poin dengan Liverpool terlampau jauh atau bahkan mustahil untuk bisa di kejar. Pelatih asal Norwegia tersebut mengaku bahwa dirinya sudah tidak sabar menantikan pertandingan United melawan Paris Saint-Germain.

Kemenagan atas Paris Saint-Germain akan memberikan banyak dampak positif kepada United khususnya rasa percaya diri untuk bisa menjuari Liga Champions. Ini mungkin merupakan tugas berat bagi seorang pelatih sementara Ole Gunnar Solskjaer untuk memulihkan kembali nama besar United di tengah kelamnya pandangan banyak pihak terhadap prestasi dari Manchester United di musim ini.

Valencia Tumbangkan Manchester United Di Laga Terakhir Grup H

Valencia Tumbangkan Manchester United Di Laga Terakhir Grup HManchester United menutup laga terakhirnya di fase Grup H dengan kekalahan dari Valencia. Meskipun tampil dominan dengan perolehan penguasaan bola di lapangan yang lebih baik dari Valencia namun Manchester United harus mengakui kekalahan atas Valencia.

Di babak pertama Valencia sudah lebih unggul dari Manchester United di menit ke-17 lewat kebolehan dari Carlos Soler. Diawal babak kedua Valencia mengandakan keunggulan atas Manchester United lewat gol bunuh diri yang di lakukan oleh Phil Jones.

Ketinggalan dua gol atas valencia membuat manajer United melakukan beberapa perubahan dalam susunan pemain. Marcus Rashford di masukkan untuk mempertajam barisan serangan dari United. Menjelang tiga menit sebelum berakhirnya permainan Manchester United baru mampu menghasilkan gol ke gawang Valencia lewat sundulan dari Marcus Rashford.

Di menit injury time kesempatan Manchester United untuk menyamakan kedudukan tercipta dari Juan Mata yang memberikan umpan kepada Paul Pogba namun umpan tersebut gagal di terima dan United harus menelan kekalahan 2-1 dari Valencia.

Meskipun kalah dari Valencia namun posisi Manchester United tetap kokoh di peringkat kedua Grup H dan berhak maju ke babak 16 besar Liga Champions dengan selisih dua poin dari Juventus yang berada di peringkat pertama Grup H. Secara bersamaan Juventus juga menelan kekalahan di pertandingan terakhirnya melawan Young Boys sengan skor yang sama United yakni 2-1.