Southgate Berharap Tottenham Tidak Memaksakan Kane Untuk Bermain Di Liga Champions

Southgate Berharap Tottenham Tidak Memaksakan Kane Untuk Bermain Di Liga Champions

Southgate Berharap Tottenham Tidak Memaksakan Kane Untuk Bermain Di Liga Champions. Gareth Southgate yang merupakan manajer dari tim nasional inggris mengharapkan bahwa tidak memainkan harry kane apabila dia masih belum sembuh 100%

Harry Kane saat ini sedang cedera. Penyerang berusia 25 tahun tersebut tidak tampil di semifinal liga champions kemarin ketika melawan Ajax kemarin. Setelah berhasil masuk ke final, Harry kane mengungkapkan ingin segera sembuh untuk dapat mengikuti pertandingan melawan Liverpool 2 Juni Mendatang ini

Southgate berpikir bahwa lebih baik menggunakan pemain selain dari Harry Kane yang masih belum yakin pulih 100% ini. Dan ditambah lagi beberapa pemain menunjukkan performa yang sangat baik ketika Harry Kane mengalami cidera seperti Son Heung-min dan Lucas Moura

Southgate menganggap bahwa berkat kane cidera son dan lucas bermain dengan sangat bagus. Southgate pun mengungkapkan bahwa dia tidak tahu apa yang dia pikirkan di situasi seperti ini. Dan mungkin keputusan terakhirnya akan dibuat setelah melihat performa Harry Kane pada saat latihan.

Southgate membantah kabar yang beredar bahwa Harry Kane akan dicoret dari timnas inggris apabila mereka memaksa harry kane untuk tampil di final liga champions ini. Dia mengatakan tidak mungkin dia melakukan itu karena harus melihat kondisi kane sebelum dia melakukan pertandingan

Southgate Berharap Tottenham Tidak Memaksakan Kane Untuk Bermain Di Liga Champions

Di Final Liga Champions Ini Liverpool Dapat Menggunakan Mohamed Salah

Di Final Liga Champions Ini Liverpool Dapat Menggunakan Mohamed Salah

Di Final Liga Champions Ini Liverpool Dapat Menggunakan Mohamed Salah. Diinformasikan bahwa Salah sudah sembuh dari cedera geger otaknya. Penyerang itu kemarin dibawa keluar dari lapangan dengan tandu ketika liverpool bertading dengan Newcastle United dan berhasil menang dengan 3-2 di liga inggris kemarin.

Cidera yang dialami oleh Salah sempat membuat liverpool putus harapan untuk menang di semifiinal liga champions kemarin. Untungnya mereka berhasil melakukan serangan dan menang dengan barcelona dengan skor 4-0 yang membuat total skornya menjadi 4-3

Di final liga champions ini mereka akan melawan Tottenham Hotspur. 29 Mei 2109 menanti. Kondisi Salah sudah lebih baik. Bahkan dikabarkan bahwa Salah sudah bisa bertanding di Premier league melawan Wolverhampton  pada 12 mei 2019 malam tersebut

Dan ini merupakan pertandingan terakhir liverpool dalam musim ini mereka di posisi kedua dengan selisih 1 poin dengan Manchester City di posisi puncak. Dan cukup sulit untuk mendapatkan juara premier league

Untuk Liverpool dapat memenangkan premier league tersebut mereka harus memenuhi dua syarat tersebut. Yang pertama adalah ketika mereka melawan wolves nanti mereka harus menang dan yang kedua adalah Manchester City harus mengalami kekalahan ketika mereka melawan Brighton. Hal ini sangatlah meragukan karena Manchester City menang dalam 5 pertandingan terakhir mereka. selama manchester city kalah liverpool punya kesempatan

Di Final Liga Champions Ini Liverpool Dapat Menggunakan Mohamed Salah

Dua Gol Telat Menangkan Tottenham Hotspur

Dua Gol Telat Menangkan Tottenham Hotspur

Laga lanjutan Liga Inggris Premier mempertemukan Tottenham Hotspur dan Watford di Wembley Stadium. The Lillywhites yang bermain di markas sendiri tampil lebih baik di bandingkan dengan Watford. Meskipun ketinggalan di babak pertama namun Tottenham Hotspur berhasil memenangkan pertandingan lewat gol telat yang di cetak di sepuluh menit terakhir pertandingan.

Di babak pertama Tottenham Hotspur kecolongan gol di menit ke-38 lewat gol yang di buat oleh Craih Catthard. Tanpa kehadiran dari Harry Kane pertandingan berjalan dengan berat namun kehadiran dari Son Heung-Min cukup membuat Tottenham Hotspur mampu bangkit kembali.

Pemain Korea Selatan tersebut baru saja kembali bermain bersama dengan Tottenham Hotspur usai menjalani pertandingan bersama dengan Timnas Korea Selatan beberapa pekan lalu. Gol Son Heung-Min di menit ke-80 membangkitkan semangat rekan rekannya untuk mengunci kemenangan di markas sendiri. Gol terakhir yang membuat Tottenham Hotspur Come-back di cetak oleh Llorente di menit ke-87.

Kerja sama yang baik diantara pemain Tottenham Hotspur terbukti memebawa Mauricio Pochettino dan pasukannya menang dalam pertandingan yang hampir usai tersebut. Dengan kemenangan ini maka Tottenham Hotspur mendapatkan tambahan tiga poin dengan koleksi poin semantara 54 poin dan berada di peringkat ke-3 klasemen sementara dan unggul tujuh poin dari Arsenal yang berada di urutan ke-empat. Kemenangan ini juga menandai berakhirnya prestasi buruk yang di alami oleh Tottenham Hotspur beberapa pekan yang lalu.

Chelsea Sukses Ke Final Setelah Kalahkan Tottenham Hotspur

Chelsea Sukses Ke Final Setelah Kalahkan Tottenham Hotspur

Piala Liga kembali mempertemukan Chelsea dengan Tottenham Hotspur setelah sebelumnya Chelsea berhasil dikalahkan di pertemuan pertama di markas Tottenham Hotspur. kekalahan 1-0 di pertemuan pertama membuat Chelsea harus bermain lebih baik di kandang sendiri. Usaha dari anak asuh Maurizio Sarri dengan cepat membuahkan gol menit ke-27 babak pertama.

Gol pertama Chelsea di cetak oleh Kante yang melepaskan tembakan ke arah sudut gawang dan gagal di halau oleh kiper Paulo Gazzaniga. Tidak berselang lama Chelsea berhasil mengandakan keunggulan di menit ke-38 lewat kerja sama yang baik diantara Cesar Azpilicueta dan Hazard. Keunggulan 2-0 atas Tottenham Hotspur bertahan hingga akhir petandingan di babak pertama.

Di babak kedua dengan cepat Tottenham Hotspur berhasil melakukan gol balasan di menit ke-50 lewat Llorente yang menanduk umpan dari Danny Rose dari sektor kiri. Chelsea yang kehilangan kemenangan atas gol balasan dari Tottenham Hotspur mencoba untuk menambah gol demi merebut kemenangan di pertandingan tersenbut karena gol balasan dari Tottenham Hotspur membuat agregat kedua tim menjadi sama kuat yakni 2-2.

Di menit ke-68 Tottenham Hotspur sebenarnya mendapatkan kesempatan emas untuk menyamakan kedudukan namun usaha dari para pemain Tottenham Hotspur masih belum mampu membuahkan sebuah gol. Di masa injury time kesempatan Chelsea untuk mengempur pertahanan Tottenham Hotspur gagal membawa kemenangan atas Tottenham Hotspur.

Hingga berakhirnya pertandingan di babak kedua skor masih belum mengalami perubahan yakni 2-1 dan pertandingan harus di lanjutkan ke babak adu pinalti karena agregat kedua tim sama kuat yakni 2-2. Chelsea yang menang dalam babak adu pinalti akan berhadapan dengan Manchester City di final Piala Liga.

Lima Gol Tanpa Balasan Tottenham Geser Manchester City

Lima Gol Tanpa Balasan Tottenham Geser Manchester City

Liga Primer Inggris malam tadi mempertemukan Tottenham Hotspur dengan Bournemouth di Wembley Stadium. Tottenham Hotspur secara mengejutkan dan tanpa ampun membobol gawang Bournemouth hingga lima kali. Semantara itu pesaing mereka yang berada di posisi kedua yakni Manchester City harus menelan kekalahan di markas Leicester City.

Manchester City harus di paksa turun peringkat ke posisi ketiga oleh Tottenham Hotspur yang menang secara gemilang. Diawal pertandingan terlihat para pemain Tottenham secara hati hati menghadapi serangan dan pertahanan Bournemouth. Suasana mulai pecah ketika Christian Eriksen pada menit ke-17 berhasil mencetak gol pertama bagi Tottenham.

Gol pembuka tersebut seolah membangkitkan semangat para pemain Spurs yang dengan gencar menyerang pertahanan Bournemouth. Hanya tujuh menit berselang dari gol pertama, Son Heung-Min sudah mampu menggandakan keunggulan dengan melakukan tendangan akurat dari luar kotak pinalti. Kemudian di menit ke-36 Lucas Moura mencetakkan namanya di papan skor dan mengubah kedudukan menjadi 3-0 hingga berakhirnya babak pertama.

Di babak kedua Mauricio Pochettino tidak melakukan perubahan pada susunan pemain Tottenham. Seolah tanpa ampun para pemain Tottenham terus melakukan penyerangan dan di menit ke-61 Harry Kane mencetakan satu gol kemenangan lagi untuk Tottenham.

Tidak sampai 10 menit kemudian nama Son Heung-Min kembali mengisi papan skor dan memantapkan kemenangan Tottenham pada pertandingan tersebut. Hingga berakhirnya pertandingan tidak terjadi gol balasan dari Bournemouth dan Tottenham menang secara fantastik dengan skor 5-0.